FEATURED ARTICLE
Mengenal Sustainable Living dan Tips untuk Memulainya Bagi Pemula
RAHSA.ID
RAHSA.ID
Mar 16, 2021

Apa itu Sustainable Living

Apakah kamu pernah mendengar tentang sustainable living? Sustainable living atau hidup secara berkelanjutan merupakan gaya hidup yang memikirkan kualitas hidup dan kondisi bumi yang baik untuk generasi kini dan juga nanti seterusnya.

Mimpi tersebut kini masih harus kita usahakan agar tercapai. Kini bumi sedang mengalami berbagai kondisi yang mengancam sustainability atau keberlanjutannya.

Sekilas di Balik Plastik 

Tentu banyak isu seperti misalnya emisi karbon hingga naiknya suhu bumi. Namun salah satu kondisi yang dekat dengan keseharian kita adalah melimpahnya limbah plastik. Plastik banyak dipilih karena dinilai praktis, mudah didapatkan, dan murah. Hampir setiap hari kita menghasilkan sampah plastik. Padahal sampah plastik berkontribusi besar terhadap perubahan iklim di bumi.

Plastik sesungguhnya diproduksi dari ekstrasi minyak bumi yang menghasilkan emisi tinggi. Sampah plastik membutuhkan waktu selama 1000 tahun untuk terurai. Dan dalam prosesnya plastik tersebut berubah menjadi butiran-butiran nano plastik yang dampak buruknya ketika masuk ke dalam rantai hidup kita masih diteliti oleh para ilmuwan. Ketika didaur pun, plastik tidak bisa 100% terdaur ulang. Material plastik akan menurun kualitasnya setiap kita mencoba untuk mendaur ulangnya. Contohnya dari plastik bening hingga plastik hitam.

Saat masyarakat dunia mulai merasakan dampak negatif dari penggunaan plastik yang berlebihan, akhirnya banyak orang yang mulai tersadar. Mereka pun mulai mencoba menerapkan gaya hidup yang lebih berkelanjutan, atau sustainable living.

Sebenarnya, apa saja manfaat dari sustainable living?

1. Mengurangi limbah 

Ada banyak sampah plastik yang berakhir di lautan. Selain berdampak buruk pada iklim, sampah-sampah tersebut juga bisa mengancam ekosistem yang ada di laut. Bahkan tidak sedikit hewan-hewan laut yang mati akibat sampah plastik.

2. Membatasi bahan kimia berbahaya di rumah

Saat mulai menerapkan sustainable living, berarti kamu mulai membatasi kemungkinan bahan kimia berbahaya yang digunakan oleh keluarga di rumah. Sehingga kesehatan keluarga akan lebih terjaga tanpa terganggu produk yang mengandung bahan kimia.

3.  Hemat sumber daya

Sustainable living akan membuat hidupmu lebih hemat terhadap sumber daya yang digunakan sehari-hari. Mulai dari mengurangi energi listrik hingga menghemat air.

4.  Menghemat biaya

Salah satu contohnya adalah saat kita memiliki rumah yang memiliki pencahayaan dan ventilasi yang cukup, otomatis kita tidak perlu terlalu sering menyalakan listrik, lampu, bahkan kipas angin atau AC. Tentunya hal itu akan berpengaruh pada biaya yang dikeluarkan. 

5.  Hidup lebih berkesadaran

Sustainable living membutuhkan kita untuk hidup lebih berkesadaran. Salah satu contohnya saat kita ingin konsumsi sesuatu. Kita harus mempertimbangkan berbagai faktor saat membeli barang sesuai kebutuhan, misal terkait jejak karbon atau limbahnya. Sebagai contoh, untuk pakaian tidak bisa lagi kita membeli pakaian baru hanya sekadar menambah isi lemari saja.

Setelah mengetahui beberapa manfaat di atas, lalu…

Hal apa saja sih yang bisa dilakukan untuk memulai sustainable living?

1. Membawa botol minum

Cara paling sederhana adalah membiasakan diri membawa botol minum. Selain mengurangi sampah, kamu bisa menghemat uang, lho. Mulailah membawa botol minum saat olahraga atau membeli kopi. Bahkan sudah banyak coffee shop yang menawarkan diskon saat pelanggannya membawa botol minum sendiri.

2. Menggunakan transportasi umum

Kamu masih suka mengeluh saat terjebak macet di jalan? Untuk menghindarinya, lebih baik menggunakan transportasi umum. Selain lebih hemat, kamu juga turut mengurangi polusi udara, lho. Alternatif lainnya gunakan sepeda atau berjalan kaki supaya lebih sehat.

3. Guna ulang atau sumbangkan pakaian

Industri fashion disebut sebagai salah satu industri yang paling berpolusi baik dari bahan, pewarnaan, hingga penjualannya yang sangat cepat berputar. Apakah kamu termasuk orang yang senang mengoleksi pakaian? Pada akhirnya ada beberapa pakaian yang jarang digunakan bukan? Jika begitu, sebaiknya kamu bisa menyumbangkan pakaian lamamu. Kamu juga bisa melakukan repurpose atau guna ulang pakaian kamu agar jadi barang bermanfaat. Dan tentu ingat untuk tetap berkesadaran saat melakukan konsumsi belanja pakaian baru, ya!

4.  Membawa kantung belanja sendiri

Hidup dalam lingkungan yang modern terkadang membuat kita sulit mengurangi plastik. Namun, kamu bisa memulainya dari hal sederhana, seperti menolak serta menghindari kantung plastik atau botol plastik. Bawa sendiri tas, wadah, dan botol dari rumah, yuk.

5.  Menanam sayuran di rumah

Coba mulai menanam sayuran di rumah. Jika tidak memiliki lahan, kamu bisa menanam sayuran dengan berbagai metode yang menghemat lahan. Tetapi tetap pastikan juga faktor lingkungannya, ya! Pilih media tanam yang ramah lingkungan dan hindari penambahan bahan kimia sintetis. Selain bisa menghemat pengeluaran, kamu juga bisa merasakan kepuasan saat tanaman-tanaman tumbuh segar. Tentunya makanan yang dikonsumsi pun lebih sehat dan aman.